Strategi pembelajaran laboratorium di era pandemic
Strategi pembelajaran laboratorium seperti strategi lainnya dibuat untuk memaksimalkan kondisi untuk membangun kegiatan belajar mengajar yang kondusif. Pandemi covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, khususnya pendidikan.
Strategi Pembelajaran Laboratorium Dengan Sistem Virtual
Sekolah dan kampus menyesuaikan strategi pembelajaran dengan mengganti pertemuan tatap muka dengan media internet untuk mengadakan kelas online dan hal sejenisnya. Diperlukan strategi pembelajaran laboratorium yang khusus karena kegiatan di lab berbeda dengan mendatangi kelas secara virtual.
1. Laboratorium Virtual berbasis Virtual Reality Simulation (VRS)
Teknologi VR telah diperkenalkan jauh sebelum pandemi, kini penerapannya dipercepat dan penyesuain bisa ditambahkan sambil berjalan. Praktik simulasi meningkatkan motivasi dan fokus dalam melakukan materi lab. VRS memakai laboratorium dengan konten terkait dengan materi perkuliahan yang diberikan, materi dapat diakses dengan waktu dan tempat yang bisa disesuaikan.
Strategi yang diaplikasikan pada pembelajaran lab adalah tetap memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk mempraktekannya. Kemampuan mahasiswa untuk mengasah kemampuan psikomotor dalam penguasaan materi diharap bisa memberikan pengalaman yang sama hendaknya mendatangi laboratorium secara langsung.
2. Belajar Mandiri
Karena kendala dalam pertemuan langsung, pembelajaran Laboratorium dialihkan ke sistem belajar mandiri dengan materi yang sudah dimodifikasi agar siswa dapat belajar sendiri dengan minim pemantauan. Interaksi dengan pengajar tetap ada dengan tutorial daring memakai berbagai fitur TIK atau e-learning baik yang gratis seperti media sosial, forum chat, email dan lain sebagainya.
3. Belajar Kelompok
Pembelajaran Laboratorium bisa dilakukan secara sendiri tapi juga bisa dengan bekerjasama dalam kelompok. Strategi pembelajaran laboratorium saat pandemik berkaitan dengan larangan berkumpul banyak orang bisa disiasati dengan mengelompokkan beberapa orang menjadi satu kelompok.
Dengan demikian individu tetap bisa belajar dan mendapat pengalaman interaksi dengan rekan sesama pelajar. Kegiatan kelompok juga harus mengikuti protokol kesehatan dan mendapatkan nilai yang sesuai dengan pemenuhan materi.
3. Materi Digital
Pembelajaran sudah mengalami transisi dari buku ke digital. Dengan adanya pandemi bahan ajar semakin banyak yang diubah bentuk menjadi digital sehingga bisa dibagikan tanpa harus bertemu. Mengirim materi dan tugas memakai email atau group chat adalah cara tercepat dan termudah untuk menyelesaikan materi belajar yang tidak membutuhkan praktek secara langsung.
4. Pemanfaatan Teknologi Untuk Komunikasi Daring
Strategi pembelajaran adalah mengganti pertemuan langsung memakai media seperti Zoom atau Google Meet. Pertemuan tetap ada hanya perlu disesuaikan dalam hal jam pertemuan dan juga jumlah siswa yang bisa menghadiri pertemuan online. Kemungkinan besar adalah pengajar perlu mengadakan dua kali pertemuan Zoom untuk mengajar satu kelas yang dibagi dua.
5. Pembelajaran Kondisi Khusus
Strategi pembelajaran laboratorium dalam menyelesaikan materi ajar sesuai dengan yang sudah diatur. Materi tidak selalu mengharuskan ada pertemuan dan mendatangi lab. Ada kondisi khusus seperti ujian yang harus dilakukan secara langsung. Jadi, jika dianggap perlu, bisa mendatangi sekolah atau kampus untuk menjalani pengajaran tentu dengan penyesuaian.
Protokol kesehatan harus diterapkan sesuai dengan panduan Gugus Covid-19 untuk perkantoran dan sekolah atau perkuliahan. Prosedur untuk kegiatan khusus harus memperhatikan jumlah orang dalam lab, perangkat kesehatan, jarak yang bisa berarti pertemuan harus dilakukan dua kali untuk membagi kelas menjadi dua.
Demikianlah beberapa strategi pembelajaran laboratorium yang dibuat menyesuaikan dengan keadaan pandemik. Siswa dan sekolah perlu menyesuaikan dalam proses belajar mengajar. Pemanfaatan teknologi di masa depan akan mendominasi pembelajaran dan membatasi pertemuan tatap muka. Walaupun harus ada pertemuan langsung, itu pun dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Refrensi :
https://fikes.umsida.ac.id/wp-content/uploads/2021/05/PANDUAN-PEMBELAJARAN-LAB-ERA-PANDEMI.pdf
http://repository.iainpare.ac.id/1711/1/Muhammad%20Arsyad.pdf
https://nursing.ui.ac.id/fik-ui-kembangkan-virtual-reality-sebagai-solusi-praktikum-di-masa-pandemi-covid-19-dan-masa-depan/